Kopi Luwak Liar vs Kopi Luwak Penangkaran

Kopi luwak yang saat ini di jual di pasaran terbagi menjadi dua kategori utama yaitu kopi luwak liar dan kopi luwak penangkaran. Mana yang harus anda pilih? Baca dulu penjelasan di bawah baru anda putuskan pilihan anda.

Kopi Luwak liar adalah kopi luwak yang dihasilkan dari biji kopi yang di kumpulkan di alam liar. Jadi biji-biji kopi yang diproses di dapat dari kotoran luwak yang di dapat di alam di sekitar perkebunan kopi. Kotoran tersebut berasal dari hewan luwak liar yang berkeliaran di sekitar perkebunan kopi dan memakan biji kopi yang sudah matang langsung dari pohon-pohon kopi di perkebunan.

kopi luwak

Kopi luwak liar bisa di bilang adalah asal muasal kopi luwak dan merupakan kopi luwak yang dulu di anggap sebagai kopi paling langka dan paling mahal di dunia. Kopi ini dulu hanya bisa di produksi paling banyak 500 Kg per tahunnya. Rasa kopi luwak liar di anggap sebagai yang terbaik karena biji kopi yang di proses di seleksi langsung oleh hewan luwak tanpa campur tangan manusia dan menurut penelitian luwak hanya memakan biji kopi yang paling baik dan paling matang saja sehingga biji kopi yang di keluarkan dari pencernaannya merupakan biji kopi dengan kualitas terbaik.

Kopi luwak penangkaran merupakan kopi luwak yang di hasilkan dari biji kopi yang di hasilkan dari penangkaran luwak. Untuk meningkatkan produksi saat ini kopi luwak sudah bisa di produksi secara missal dengan sistem penangkaran luwak. Biji kopi yang sudah matang di berikan kepada luwak yang di tangkar dan biji kopi dalam kotoran luwak kemudian di kumpulkan untuk diproses lebih lanjut.

Rasa kopi luwak penangkaran mirip dengan kopi luwak liar akan tetapi sebagian orang tetap percaya kalau rasa kopi luwak liar lebih enak karena luwak liar memakan banyak buah-buahan dan makanan lain yang berpengaruh pada citarasa biji kopi yang di fermentasi di dalam perut luwak. Rasa kopi luwak penangkaran tergantung pada pakan yang di berikan, semakin beragam pakannya maka citarasa kopi luwak akan semakin enak. Selain itu buah kopi yang di berikan kepada luwak haruslah biji kopi yang sudah matang supaya menghasilkan citarasa yang maksimal.

Kopi luwak penangkaran sebenarnya mendapatkan kecaman keras dari orang-orang yang peduli pada hewan karena di anggap sebagai tindakan kekejaman pada hewan. Beberapa produsen kopi luwak penangkaran memang terbukti memaksa luwak mereka memakan biji kopi sebanyak-banyaknya demi meningkatkan produksi tanpa memperhatikan kondisi luwaknya. Akan tetapi tidak sedikit juga produsen yang memberi makan luwak mereka dengan pakan yang beragam dan tidak memaksa luwak mereka untuk selalu memakan buah kopi.

Dari sisi harga kedua jenis kopi luwak ini sebenarnya sama akan tetapi beberapa produsen kopi luwak liar yang menjual dengan harga lebih tinggi karena menganggap produk mereka adalah produk eksklusif karena jumlahnya yang terbatas.