Kopi Luwak Tangkar

JPW Coffee sering mendapatkan pertanyaan apa sih bedanya antar kopi luwak tangkar dengan kopi luwak liar? Mana yang lebih baik?

JPW Coffee sendiri menjual kopi luwak liar, namun kopi luwak tangkar pun bisa memiliki kualitas yang sama dengan kopi luwak liar jika benar-benar dikelola dengan baik. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menangkar luwak adalah:

luwak tangkar

1. Pemberian pakan luwak

Saat ini banyak sekali penjual kopi luwak tangkar di Indonesia yang memperlakukan luwak dengan cara yang buruk. Mereka dipaksa mengkonsumsi kopiĀ  setiap hari dengan porsi yang melebihi batas. Banyak petani yang memperlakukan luwak seolah olah kopi adalah makanan utama luwak, padahal sebenarnya biji kopi hanyalah pencuci mulut bagi luwak.

Pemberian pakan luwak perlu diperhatikan betul, luwak harus tetap diberikan makanan pokoknya setiap hari seperti Daging ayam, buah pepaya, pisang, madu, susu, vitamin, dll. Lalu 2 atau 3 hari sekali luwak diberi makan kopi. Hal ini akan tetap membuat kualitas fermentasi kopi luwak tetap terjaga.

2. Perawatan hewan luwak

Jika terdapat luwak yang sakit, maka harus segera di beri vitamin dan obat, agar penyakit luwak ini tidak menyebar ke luwak di dekatnya. Karena umum nya kandang luwak ini berdekatan antara satu kandang dengan kandang luwak lain nya. Luwak juga bisa mengalami stress jika lingkungan tidak nyaman, oleh karena itu kandang harus selalu dibersihkan, dan luwak harus diperlakukan dengan baik agar tidak stress.

3. Kebersihan kandang

Kita juga harus selalu memperhatikan kebersihan kandang luwak. Hal ini penting untuk menjaga kesehatan luwak dari virus dan bakteri yang menyebar di sekitar kandang.

Kenapa umum nya kopi luwak liar memiliki rasa lebih enak daripada kopi luwak tangkar? Itu sebagian besar dipengaruhi oleh makanan yang di konsumsi oleh luwak setiap hari nya. Luwak liar hanya mengkonsumsi biji kopi sebagai pencuci mulut saja, kalau manusia ibaratnya adalah buah jeruk. Selain itu kopi luwak liar adalah gabungan biji kopi dari beberapa varietas kopi yang ditanam di sekitar perkebunan kopi tersebut. Namun itu bukanlah menjadi faktor utama, karena jika di dalam perkebunan hanya terdapat 1 atau 2 jenis varietas kopi, maka kopi luwak liar tidak akan bercampur dengan varietas lain dari kebun kopi tersebut.

Luwak itu seperti hewan karnivora lain nya, mereka memiliki wilayah kekuasaan. Jika anda pernah mencoba memungut kotoran luwak, mereka selalu berada di tempat yang sama dari hari ke hari, sangat jarang sekali kotoran tersebut dibuat di tempat yang lain. Hal ini menunjukkan bahwa di daerah tersebut terdapat kawanan luwak yang menempati daerah tersebut, sehingga petani tidak terlalu sulit mencari keberadaan kotoran luwak di hutan.

Jadi anda tidak perlu ragu dengan kualitas kopi luwak tangkar, namun yang jadi masalah adalah, saat ini hanya 1 banding 1000 petani mau melakukan hal tersebut terhadap luwak peliharaan mereka, kebanyakan dari mereka hanya memikirkan uang yang di dapat dari penjualan kopi luwak, tanpa memperhatikan kelangsungan hidup hewan luwak itu sendiri.

Semoga bermanfaat