Luwak, si Penghasil Kopi Termahal

Luwak merupakan hewan  yang termasuk dalam jenis Musang. Nama ilmiahnya adalah Paradoxurus hermaphroditus. Di berbagai tempat ia dikenal dengan nama yang berbeda-beda, seperti musang (betawi), Luwak atau luak (jawa), musang pulut (malaysia), careuh bulan (sunda), serta palm civet atau toddy fox (Inggris). Binatang ini memiliki kebiasaan tidur di siang hari di lubang-lubang kayu atau tempat-tempat gelap. Pada malam hari, ia aktif mencari makanan.

kopi luwak

Salah satu makanan kesenangan luwak adalah buah-buahan, termasuk biji kopi yang telah matang. Biji kopi luwak pada awalnya berasal dari kotoran luwak yang hidup di daerah dekat perkebunan kopi pada masa Belanda.  Buah kopi Arabika atau Robusta yang telah matang dimakan oleh luwak serta secara alami terjadi proses fermentasi di dalam pencernaan binatang tersebut. Fermentasi tersebut berlangsung selama sekitar delapan hingga dua belas jam. Luwak hanya bisa melumat lapisan daging buah kopi, sementara kulit ari dan biji kopi masih utuh. Kulit luar dibuang melalui bagian samping mulut luwak, sementara biji kopi ditelan oleh luwak.

Luwak memiliki kebiasan makan dengan terburu-buru dan secara lansung menelan biji yang terdapat bersama buah yang ia makan. Sementara, sistem pencernaan Luwak tidak dapat melumat biji-bijian yang ia makan, sehingga biji kopi tersebut keluar secara utuh bercampur dengan kotoran luwak. Biji kopi ini kemudian biasanya ditemukan pada pagi hari, karena waktu makan binatang ini adalah malam hari. Dari sinilah kemudian biji kopi tersebut dibersihkan dan diolah menjadi kopi yang dikenal dengan nama Kopi Luwak.

Luwak pada dasarnya adalah omnivora, hewan pemakan segala. Ia juga menyukai telur, hewan kecil, dan serangga. Sedangkan untuk tanaman, Luwak suka memakan kopi, aren, duku, rambutan, nangka, dan lainnya. Uniknya, biji buah-buahan yang tidak tercerna itu kemudian menjadi benih untuk pertumbuhan pohon yang baru. berdasarkan penelitian Luwak memiliki zat tertentu di dalam pencernaannya yang dapat meransang pertumbuhan bakal tunas biji aren. Buah Aren yang telah tua apabila dimakan oleh luwak dengan segera akan berkecambah lalu bibit pohon aren baru akan tumbuh.