Menilik Proses Pembuatan Kopi Luwak

Berdasarkan jenis luwak, kopi luwak dapat dibagi menjadi 2 jenis. Pertama, kopi luwak liar, yaitu kopi luwak yang berasal dari kotoran luwak yang hidup secara liar. Kedua, kopi luwak tangkar, yaitu kopi luwak yang berasal dari kotoran luwak yang telah ditangkarkan atau hidup di kandang. Proses pembuatannya serupa tapi agak berbeda dalam cara pemberian makan luwak.

kopi-luwak5

Untuk proses pembuatan kopi luwak liar, ketika musim panen kopi tiba, luwak-luwak akan dibiarkan memilih sendiri buah kopi yang berkualitas dan benar-benar matang. Kemudian, petani kopi menunggu hingga luwak mengeluarkan kotoran. Lalu kotoran ini dibersihkan serta dijemur. Setelah itu, biji kopi akan disangrai (roasted) dan terakhir digiling untuk dijadikan bubuk kopi. Saat ini sudah sulit menemukan kopi luwak liar yang benar-benar dari luwak yang hidup di alam liar. Kebanyakan sudah dipelihara dan dibiarkan hidup dalam lingkungan yang dirancang sealami mungkin.

Sementara untuk kopi luwak tangkar, kopi yang telah matang berwarna merah dipetik dari pohon, lalu diberi ke luwak. Luwak bisa mengenali jenis-jenis buah kopi, antara buah yang telah matang, setengah matang, maupun tidak dapat dimakan. Luwak lantas akan memilih buah kopi mana yang menurutnya terbaik diantara kopi yang telah diberikan. Proses selanjutnya sama dengan pembuatan kopi luwak liar setelah luwak mengeluarkan kotoran (feses).

Dari sini muncul perdebatan manakah jenis kopi terbaik, apakah kopi luwak liar atau yang ditangkar. Kopi luwak liar dinilai lebih berkualitas karena proses pemilihan buah kopi jauh lebih alami. Sementara dalam pembuatan kopi luwak tangkar, petani dinilai sering memaksa luwak untuk mengonsumsi buah kopi lebih dari kemampuannya. Hal ini membuat Luwak menjadi stress dan proses fermentasinya tidak berjalan dengan maksimal, sehingga kopi yang dihasilkan pun kurang berkualitas. Selain itu, apabila luwak lapar, ia akan memakan semua jenis buah kopi termasuk yang masih belum benar-benar matang. Namun demikian, bukan berarti kopi luwak tangkar pun tidak dapat menghasilkan kopi yang berkualitas, Apabila proses pemeliharaan dan pemberian buah kopi pada luwak dapat terjaga baik.